Pengertian dan Perbedaan PKP dan Non PKP

Gapura Office, Jakarta – Bisnis dan Pajak adalah dua hal yang saling berkaitan, dalam dunia perpajakan pengusaha bisnis dibagi menjadi dua macam yaitu Pengusaha Kena Pajak (PKP) dan Non PKP. Mungkin dari anda semua banyak yang bertanya apa itu PKP dan Non PKP, dan juga apa perbedaan keduanya. Pada artikel kali ini kita akan mencoba untuk membahas tentang perbedaan keduanya.

Perbedaan Pengusaha Kena Pajak ( PKP ) dan Pengusaha Tidak Kena Pajak ( Non PKP )

Pengusaha kena pajak ( PKP ) adalah Pengusaha orang pribadi maupun badan usaha, yang melakukan penyerahan Barang kena pajak (BKP) dan Jasa kena pajak (JKP), yang dikenakan pajak berdasarkan UU PPN tahun 1984 serta perubahannya. PKP tidak termasuk pengusaha kecil ( yang batasannya ditentukan oleh keputusan menteri keuangan), terkecuali jika pengusaha kecil tersebut ingin perusahaannya dikukuhkan sebagai PKP.

Pengusaha Tidak Kena Pajak ( Non PKP ) adalah pengusaha yang belum dikukuhkan sebagai PKP oleh Direktorat Jendral Pajak atau KKP terkait. Jadi semua kewajiban yang ditanggung PKP tidak dilakukan oleh Non PKP. Apabila seorang pengusaha Non PKP ingin dikukuhkan menjadi PKP, maka harus mendaftarkan diri ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) terkait untuk mendapatkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan Nomor Pokok Pengusaha Kena Pajak (NPPKP).

Seorang pengusaha dapat dikukuhkan sebagai PKP jika memenuhi syarat dan ketentuan sebagai berikut :

  1. Pengusaha harus mendaftarkan diri untuk mendapatkan NPPKP jika peredaran usaha atau omzetnya dalam 1 tahun mencapai lebih dari Rp 4.800.000.000 ( Empat miliar delapan ratus juta rupiah ).
  2. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan nomor 197/PMK.03/2013 ditetapkan bahawa perusahaan yang omzetnya tidak mencapai Rp 4,8 Miliar, maka tidak diwajibkan sebagai PKP, pengusaha dengan kualifikasi tersebut akan otomatis masuk dalam kategori pengusaha kecil dan Non PKP.

Pengusaha yang memiliki omzet Rp 4,8 Mliar per tahun wajib menjadi PKP, tetapi jika belum menjadi PKP maka tidak bisa memungut PPN dan menerbitkan faktur pajak.Jadi Perbedaan dari PKP dan Non PKP adalah masalah Kewajiban dan Haknya dalam melakukan pemungutan pajak pada konsumen.

Dengan mengetahui perbedaannya jadi tidak perlu pusing lagi sobat Gapura, dan bila anda ingin menjadi perusahaan PKP maka kami Gapura Office siap membantu anda mengurus semua dokumen yang diperlukan. Segera Hubungi kami atau kunjungi Instagram dan Facebook kami dan dapatkan penawaran menarik dari kami.

Share this post

Categories

Blog Archive